Keluhan Mom saat Perkembangan Janin Usia 9 Bulan

 

Setiap ibu hamil tentu waswas jika sudah memasuki waktu normal persalinan, yaitu 9 bulan. Apalagi jika perkembangan janin usia 9 bulan ini biasanya diikuti dengan banyak keluhan. Keluhan-keluhan apa saja yang dikhawatirkan ibu hamil 9 bulan ini? Simak informasi berikut untuk persiapan Mom dalam menghadapi detik-detik proses persalinan.

  1. Bobot Janin di dalam Kandungan

Keluhan pertama pada ibu hamil memasuki perkembangan janin usia 9 bulan adalah bobot janin yang semakin terasa berat. Bagaimana tidak, mendekati proses persalinan, bobot bayi ideal adalah 3-4 kg. Tapi, pertambahan berat badan Mom bisa berkali-kali lipatnya, bahkan bisa sampai 10 kg.

Selain itu, banyak hal yang sulit dilakukan seorang diri, termasuk lelah karena terlalu sering buang air kecil akibat kantung kemih yang tertekan oleh bobot janin. Kondisi inilah yang nantinya mungkin pertama kali Mom akan keluhkan saat memasuki usia kehamilan 9 bulan. Solusinya, hindari stres dan hadapi proses ini dengan rasa senang menanti hadirnya buah hati.

  1. Gangguan Pernapasan dan Sesak di dalam Kandungan

Perkembangan janin usia 9 bulan juga mempengaruhi pernapasan ibu hamil. Jika Mom merasa sesak napas di dada dan bagian perut. Hal ini semakin membuat Mom tidak nyaman, baik saat beraktivitas di siang hari maupun istirahat di malam hari.

Jika sesak napas ini diiringi dengan rasa panas di tulang iga, hal ini biasanya disebabkan oleh posisi kepala bayi yang turun. Oleh karena itu, penting bagi Mom mengurangi aktivitas berat yang makin memperparah sesak napas ini. Solusi menghadapi keluhan ini adalah dengan mencoba menarik napas panjang dan mengeluarkannya secara perlahan, lakukan berkali-kali.

  1. Tekanan di dalam Kandungan

Keluhan berikutnya yang mengiringi proses perkembangan janin usia 9 bulan adalah adanya tekanan di dalam kandungan yang membuat kaki ibu hamil membengkak. Tapi, kondisi ini jangan Mom jadikan alasan untuk bed rest sepanjang hari, karena hal ini justru memperparah bengkaknya.

Solusi menghadapi varises vena atau pembengkakan kaki ini adalah dengan berjalan-jalan di sekitar rumah. Cara ini terbukti ampuh dan efektif dalam memperlancar sirkulasi darah ke seluruh tubuh.

  1. Kontraksi Palsu di dalam Kandungan

Keluhan lainnya yang mengiringi proses perkembangan janin usia 9 bulan adalah mulai sering muncul kontraksi palsu (Braxton Hicks). Mom akan merasakan sakit ringan di bagian perut. Hal ini bisa dipicu oleh aktivitas yang membuat Mom terlalu lelah.

Oleh karena itu, penting untuk Mom duduk atau berbaring sejenak sampai kontraksinya hilang. Berbeda dengan kontraksi asli menuju proses persalinan yang frekuensinya cukup sering, Braxton Hick hanya muncul sesekali saja dan waktunya tidak menentu, tergantung kondisi fisik dan aktivitas yang Mom lakukan.

Bagaimana jika sudah memasuki bulan ke-10 tapi janin belum juga lahir? Mom jangan khawatir, perkembangan janin usia 9 bulan masih tetap normal, begitupula dengan janin usia 10 bulan. Bahkan, ada yang baru lahir saat memasuki usia minggu ke-42 (full term) dan masih termasuk normal. Jadi, jangan terlalu khawatir menghadapi bulan ke-9 ini ya, Mom.

sumber : https://babyologist.com/blog/apa-yang-terjadi-di-usia-janin-9-bulan-n3576

Leave a Reply